Hal sepele yang menjadi awal sebuah cerita

Sebenernya aku bkn tipe yg bisa nulis...
Tapi aku dpt saran dari temen sesama admin,temen seperjuangan karna kita masukny sama2...

Hmmmm...
Oke baiklah...
Critaku berawal dari sekitar bulan juni yang saat itu aku masih jadi admin di departemen HR.
Leherku nyeri yg aku pikir itu tengeng (salah tidur) jadi beberapa hari bahkan minggu aku oles pake salep counterpain. Sampai akhirny ayahku menyuruhku minum vit saraf sehari 3x. Tapi karna aku tipe orang yg gak suka minum obat jadi vit saraf cuma aku minum sehari 1x, itupun kalo gak lupa 😅😅😅.
Dan kemudian leherku mulai gak bisa dbuat nengok.
Sampai akhirnya aku dpindah ke departemen procurement.
Dan leher pun tak kunjung sembuh.
Bahkan semakin parah.
Setiap bangun kepalaku harus aku sangga dengan tanganku. Setiap ingin menyandarkan pun leher harus aku pegang dulu.
Akhirnya aku priksa menggunakan bpjs, saat d puskesmas (karna bpjsku kelas 2) untuk meminta surat rujukan dan aku d rujuk ke penyakit dalam.
Saat aku periksa d RS swasta, aku bilang k dokter penyakit dalam kalo dtenggorokanku kaya ada benjolan & ibu punya riwayat kanker kolon. Perawat memegang leherku bilang tidak ada benjolan thyroid. Aku & ayahku meminta untuk usg atau ct scan, tapi dokter penyakit dalam bilang tidak perlu,ini penyakit ringan. Saya kasih obat anti nyeri & fisioterapi saja.
Setelah 1 bulan fisioterapi tidak ada perubahan pada leherku. Bahkan dibuat nunduk saja sakit.
Kakak perempuanku (dia dokter umum) menelpon menyuruhku untuk usg. Akhirnya ayahku menelponku untuk ijin kerja setengah hari. Karna hari sudah siang dan takut kalau poli di RSUD sdh tutup maka kita langsung ke IGD.
Selama menunggu di IGD dadaku mulau terasa sesak. Aku diberi oksigen & dicoba diberikan obat jantung. Tentu saja tidak ada perubahan karna aku tidak sakit jantung 😬😬😬
Akhirnya aku disuruh opname...

Itulah cerita awal dari ceritaku...

Sampai jumpa dicerita selanjutnya...

Komentar